Polisi Ungkap Penyebab Pembalap Malaysia Meninggal usai Insiden Tragis

Jakarta, kuaizoukai Indonesia

Kepolisian Kuala Terengganu mengungkap penyebab meninggalnya pembalap muda Malaysia,

Farres Putra

Mohd Fadhil dalam Kejuaraan Malaysia Cub Prix di Sirkuit Motorsport Gong Badak, Sabtu (29/8).

Farres yang berasal dari tim CKJ Racing mengalami tabrakan yang melibatkan pembalap lain dalam ajang itu.

Pembalap 18 tahun tersebut sempat mendapatkan penanganan medis di sirkuit. Namun Farres akhirnya dibawa ke Rumah Sakir Nur Zahirah guna ditangani lebih lanjut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nahas bagi Farres, nyawanya tidak tertolong setelah mendapatkan penanganan di rumah sakit. Kepolisian disebut melakukan otopsi atau pemeriksaan post-mortem pada Sabtu malam.

Dikutip dari New Strait Times, Kepala Polisi Kuala Terengganu, ACP Mohd Noor, mengonfirmasi Farres Putra karena sejumlah cedera pada tubuh akibat kecelakaan tersebut.

“Korban, yang berasal dari Selangor, mengalami kecelakaan saat balapan Final Kejuaraan CP150, putaran kelima Kejuaraan Malaysian Cub Prix, di Sirkuit Motor Gong Badak pada petang kemarin,” kata Azli Mohd Noor dikutip dari Malaysia Tribune.

[Gambas:Video kuaizoukai]

“Kecelakaan tersebut melibatkan tiga sepeda motor yang saling bertabrakan. Korban dilarikan ke Unit Gawat Darurat HSNZ menggunakan ambulans dan dinyatakan meninggal dunia oleh petugas medis,” ucap Azli menambahkan.

Menyusul insiden tersebut, balapan kelas ProAm yang dijadwalkan berlangsung setelah kepas CP150 harus dibatalkan sebagai bentuk penghormatan kepada almarhum. Meninggalnya Farres Putra menyisakan duka mendalam bagi dunia balap motor Malaysia.

[Gambas:Video kuaizoukai]

(sry/sry)

Baca lagi: Emil Dardak Jadi Calon Tunggal Ketua Demokrat Jatim hingga 2031

Baca lagi: Tekuk Sevilla 3-1, Atletico ke Puncak Klasemen Liga Spanyol

Baca lagi: Purbaya Incar Pajak 40 Perusahaan Baja, Potensi Capai Rp5 T

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: